Hari ini saya membuat ilustrasi berjudul "Negeri Sirkus" untuk artikel di Keluarga Esjepe...
Silkan klik di sini untuk membaca artikelnya :)
Tampilkan postingan dengan label indah esjepe. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indah esjepe. Tampilkan semua postingan
Minggu, 24 Maret 2013
Minggu, 10 Maret 2013
“Alam semesta boleh kau miliki, asalkan Italia boleh kumiliki.”
Di sela-sela kunjungan saya dan suami ke Negeri Belanda
akhir tahun lalu, pergi ke Italia adalah bonus. Sebenarnya tujuan utamanya adalah mengunjungi oma yang saat itu tengah dirawat di
rumah sakit Utrecht, tapi keluarga yang tinggal di Den Haag mendesak
kami untuk pergi ke sana. “Sudah jauh-jauh datang ke Eropa, jangan hanya
bolak-balik Den Haag-Utrecht saja,” begitu kata mereka. Maka, setelah
menimbang-nimbang kami pun memutuskan untuk pergi ke Milan. Dengan Easy
Jet, maskapai penerbangan murah-meriah-nya Eropa, berangkatlah kami berdua ke kota yang sudah lama saya idam-idamkan itu.
Perjalanan dimulai…
Dan keesokan paginya, dengan gagah berani kami pun mulai menjelajahi Milan :)
Duomo adalah pusat kota Milan. Bangunan Milan Cathedral dan lapangan luas berada di tengah, dikelilingi oleh gedung-gedung pertokoan, museum, kantor, cafe, dan restoran. Keberadaan bangunan Cathedral yang dibangun pada tahun 1386 itu, ditambah dengan museum serta butik-butik terkenal, menjadikan Duomo sebagai daerah turis. Banyak pedagang asongan yang sebagian besar adalah imigran dari Afrika berkeliaran di sana. Sebelum berangkat, Fitorio sudah mengingatkan kami untuk tidak menyentuh barang apa pun yang mereka tawarkan, karena menyentuh sama saja artinya dengan membeli :)
Selain Milan Cathedral, banyak hal menarik yang kami lihat di Duomo. Antara lain: bazar barang bekas dan antik,
Lalu ada Museum del Novicento di Arengario Palace, tidak jauh dari alun-alun Duomo. Di museum ini kita bisa mengikuti perjalanan sejarah seni rupa Italia mulai abad 20-an. Selain karya-karya seniman besar Italia seperti Modigliani, Boccioni, Fontana, dan Morandi, kita juga bisa menikmati karya seniman-seniman dunia seperti Picasso, Kandinskij, Braque, Mondrian, Klee, Matisse, hingga Issey Miyake. Berada di dalam museum ini sempat bikin saya sakit perut, hal yang biasa saya alami bila berada di tempat yang membuat saya merasa sangat antusias… :))
dan jangan lupa mampir juga ke…
Supermarket yang isinya barang-barang karya desainer Italia maupun mancanegara ini juga bikin perut saya terasa mulas… -_-*
Tapi ada juga pemandangan yang membuat miris...
Seharian kami berada di Duomo dan sangat menikmati pengalaman pertama menjelajah kota Milan.
Tujuan kami hari berikutnya adalah wilayah Cadorna. Dibandingkan dengan Duomo yang sangat turistik, saya lebih menikmati berada di Cadorna. Mengapa? Baca lanjutannya ya!
indah
Baca juga artikel ini di sini
Perjalanan dimulai…
| Dari Schipol ke Malpensa, bersama para "alay" Italia :) |
| Hujan menyambut kedatangan kami di Milan |
| Membeli tiket bus Malpensa-Centrale |
Perjalanan dari Malpensa ke Centrale makan waktu satu jam, tanpa macet.
Cuaca dingin berangin yang sungguh aduhaaaiii langsung terasa begitu
keluar dari bus. Milan ternyata sama saja dinginnya dengan Den Haag. Di
Centrale, sahabat kami Fitorio,
sudah menunggu. Desainer produk yang sedang kuliah S2 di Milan itu
bersedia menampung selama kami berada di sana. Dalam perjalanan menuju
apartemen mungilnya, Fitorio menjelaskan rute-rute bus dan metro yang
penting untuk kami ingat bila bepergian. Maklum, saat itu dia sedang
sibuk dengan berbagai tugas kuliah dan waktu untuk menemani kami tentu
sangat sedikit. Maka kami pun mulai mencatat dan mengingat…
| Stasiun persinggahan, Abbiategrasso ke/dari Centrale/Duomo/Cadorna via Romolo |
| Stasiun utama, Romolo, bila akan ke/dari apartemen Fitorio |
| Bus no.91 tumpangan kami dari apartemen ke Romolo |
| Suasana di dalam metro |
| Duomo, tujuan pertama |
| Alun-alun kota Milan dilihat dari teras Milan Cathedral… |
Duomo adalah pusat kota Milan. Bangunan Milan Cathedral dan lapangan luas berada di tengah, dikelilingi oleh gedung-gedung pertokoan, museum, kantor, cafe, dan restoran. Keberadaan bangunan Cathedral yang dibangun pada tahun 1386 itu, ditambah dengan museum serta butik-butik terkenal, menjadikan Duomo sebagai daerah turis. Banyak pedagang asongan yang sebagian besar adalah imigran dari Afrika berkeliaran di sana. Sebelum berangkat, Fitorio sudah mengingatkan kami untuk tidak menyentuh barang apa pun yang mereka tawarkan, karena menyentuh sama saja artinya dengan membeli :)
| Milan Cathedral, gereja ke-3 terbesar di dunia, dilihat dari gedung Museo Del Novecento |
Selain Milan Cathedral, banyak hal menarik yang kami lihat di Duomo. Antara lain: bazar barang bekas dan antik,
| Berbagai gambar dan hiasan bertema keagamaan |
| Potongan iklan-iklan lama dari majalah |
| Papan reklame tua |
Lalu ada Museum del Novicento di Arengario Palace, tidak jauh dari alun-alun Duomo. Di museum ini kita bisa mengikuti perjalanan sejarah seni rupa Italia mulai abad 20-an. Selain karya-karya seniman besar Italia seperti Modigliani, Boccioni, Fontana, dan Morandi, kita juga bisa menikmati karya seniman-seniman dunia seperti Picasso, Kandinskij, Braque, Mondrian, Klee, Matisse, hingga Issey Miyake. Berada di dalam museum ini sempat bikin saya sakit perut, hal yang biasa saya alami bila berada di tempat yang membuat saya merasa sangat antusias… :))
| Museum of Twentieth Century |
dan jangan lupa mampir juga ke…
| Design Supermarket di la Rinascente dept.store!!! |
Supermarket yang isinya barang-barang karya desainer Italia maupun mancanegara ini juga bikin perut saya terasa mulas… -_-*
| Suasana di dalam Design Supermarket |
| Spiderelephant… :) |
| Desain khusus untuk anak yang susah makan |
| Boks kaleng Pantone |
| Kursi lipat Pantone |
| Ini membuat semua bayi tampak cool! :)) |
| Notebook ber-quote |
| Dan yang paling membanggakan: radio Magno karya Mas Singgih!!! |
Selain melihat-lihat karya seni dan desain keren, kami juga disuguhi
“pertunjukan” gratis :) Sebagai salah satu dari negara di Eropa yang
terkena krisis ekonomi cukup parah, Milan di Italia juga tak luput dari
berbagai aksi mogok..,
| Poster pemogokan masal di Eropa |
demonstrasi...
| Sayang kami tak mengerti apa tuntutan dari para pekerja imigran ini |
Tapi ada juga pemandangan yang membuat miris...
| Peminta-minta bertelanjang kaki ditengah udara yang sangat dingin… :( |
Seharian kami berada di Duomo dan sangat menikmati pengalaman pertama menjelajah kota Milan.
Tujuan kami hari berikutnya adalah wilayah Cadorna. Dibandingkan dengan Duomo yang sangat turistik, saya lebih menikmati berada di Cadorna. Mengapa? Baca lanjutannya ya!
“You may have the universe, if I may have Italy.”
~Giuseppe Verdi
Salam,indah
Baca juga artikel ini di sini
Kamis, 28 Juni 2012
Rabu, 11 April 2012
The Great Artists #1
Tiba-tiba saja tertarik untuk menggambar mereka, ternyata seru juga. Sepertinya saya harus lanjutkan dengan seri berikut :) Perlukah saya tambahkan quote di samping masing-masing gambar? Hmmm...
Pak Salvador,
Pak Pablo..,
Ibu Frida.
Kamis, 29 Maret 2012
Selasa, 13 Maret 2012
Makan Malam itu Penting
Semalam adik perempuan saya, Indri, yang tinggal di Brisbane mengirimkan pesan via grup bbm kami untuk saya dan Nala, adik perempuan saya yang terkecil.
Bunyi pesannya begini: "Makan malam bersama keluarga sebanyak lima kali atau lebih, dipercaya dapat meningkatkan prestasi anak-anak di sekolah, mengurangi resiko keterlibatan pada alkohol, obat-obatan, rokok dan seks di bawah umur. Berbincang bincanglah dengan anak-anak sepanjang waktu makan dan biarkan mereka memimpin pembicaraan. Jadi, mari luangkan waktu untuk makan malam bersama keluarga dan matikan televisi".
Tentu saja kami setuju dengan pesan itu. Masalahnya, bagi keluarga saya dan Nala yang tinggal di pinggiran Bintaro dan bekerja/beraktifitas di Jakarta, hal itu tidak mudah dilakukan.
Pembahasan tentang makan malam terus berlanjut di pagi hari. Indri memberikan jalan keluar bagi kesulitan kami. Begini tulisnya: "Paling tidak cobalah setiap akhir pekan dan masak sendiri (bukan si mbak). Karena ini penting. Menurut riset, bahkan makan cemilan bersama juga bernilai seperti makan malam keluarga. Tapi ingat selama acara makan tidak boleh ada TV (maupun bb) dan waktunya harus ditentukan supaya anak belajar disiplin pada waktu".
Masalah seperti ini memang tidak pernah muncul saat kami kecil dulu. Keluarga selalu punya waktu untuk berkumpul. Sungguh bersyukur keluarga-keluarga jaman sekarang yang masih bisa berkumpul setiap waktu makan malam tiba. Apakah keluargamu termasuk keluarga yang beruntung seperti itu?
Rabu, 22 Februari 2012
Be Grateful, Be Happy!
Sepahit apapun hari-hari yang sedang kau hadapi, bersyukur adalah satu hal yang akan membuatmu tetap bisa tersenyum. Be grateful, be happy. Smile!
Senin, 13 Februari 2012
Let It be Love...and Balance
Senang bisa ikutan Valentine's Day Rally. Sebenarnya ini illustrasi lama yang saya reka ulang supaya lebih kelihatan manis dan pas untuk Hari Kasih Sayang :) Thank you, Natsuki!
Happy Valentine's Day, everyone! Let it be love... and balance :)
Happy Valentine's Day, everyone! Let it be love... and balance :)
Selasa, 31 Mei 2011
Esjepin Project - Prototipe Desain untuk Wonderground, Bali
Lega! Akhirnya prototipe desain untuk Wonderground di Bali sudah selesai diproduksi dan dikirim minggu lalu.
Produk Esjepin Design ini masih berupa sapu tangan dan kain bungkisan hanya dengan desain yang berbeda.
Yang paling menarik adalah sapu tangan yang didesain juga sebagai kain surat (pengganti kertas surat. Hehe...). Jadi ungkapan isi hati pada si dia disampaikan dalam bentuk yang berbeda. Selain ramah lingkungan juga bisa dijadikan tanda mata yang unik kan? :)
Bagi yang penasaran ingin tahu apa itu Wonderground Project, saya akan bahas pada postingan berikutnya, segera!
Produk Esjepin Design ini masih berupa sapu tangan dan kain bungkisan hanya dengan desain yang berbeda.
| Kain Bungkisan Kupu - 3 warna |
| Sapu tangan quote#1 |
| Saputangan quote #2 |
| Kain Surat Bunga #1 |
| Kain Surat Kupu |
Langganan:
Postingan (Atom)